Serial manga yang ditulis Sui Suhida yang pertama kali direalisasikan pada majalah Seinen Shueisha Weekly Young Jump, kali ini dibuatkan versi Live Action nya, apakah berhasil?

Tokyo, monster yang disebut-sebut ‘Ghouls’ mulai menebar terror. Kota ini terkoyak oleh rasa kengerian karena makhluk ini serupa dengan wujud manusia. Kaneki (Masataka Kubota) mengalami nasib sial saat bertemu dengan gadis polos Rize (Yu Aoi) di sebuah kafe dan tanpa sadar kalau perjumpaan itu mengubah jalan hidup nya.

Penggalan cerita ini terasa mencekam karena memiliki aroma mengerikan didalamnya, menjual aksi sadis dan rupa ‘Ghouls’ yang badass nyatanya membuat bingung penonton awam, kenapa?

Ditangani oleh Kentaro Hagiwara yang lumayan asing ditelinga karena memang track record penyutradaraan nya pun  belum ada yang terlalu memuaskan. Tokyo Ghoul sepertinya dibuat untuk para penikmat anime nya yang sudah beredar. Sajiannya sungguh tidak matang, eksekusi ceritanya terasa membingungkan, padahal secara garis besar film ini harusnya bisa di nikmati oleh semua kalangan. Cerita Live Action ini di tulis sendiri oleh Sui Ishida namun tidak mampu membangun gairah yang ditawarkan ketika bagian awalnya begitu mempesona.

Di balik itu semua ada Masataka Kubota si Yagami (Death Note) yang memberikan performa apik dalam menghadapi takdirnya. Yu Aoi yang tampil hanya sedikit saja tapi mampu memberikan kengerian dibalik keimutan Rize. Hanya dua pemain tersebut yang mampu bermain maksimal, sisanya tidak mampu tereksplor dengan baik bahkan karakter yang awalnya terlihat penting namun tidak bisa berbuat banyak.

Masataka Kubota sebagai Ken Kaneki

Hal yang menarik lagi adalah sinematografi nya mampu memberikan nuansa berbeda dari Tokyo terasa melihat ‘Raccoon City’ namun dengan kejanggalan yang tidak bisa ditolerir. Meski disebutkan kalau ‘Ghouls’ itu mengancam kota namun terlihat adem ayem tidak menunjukan apa yang sudah di gembar gemborkan pemerintah. Adegan sadis dan berdarah-darahnya pun terasa nanggung dan kurang membuat penonton tidak nyaman ketika menyaksikannya.

Disadari memang kalau Live Action dari serial anime selalu menjadi pertaruhan apakah bisa diterima atau tidak baik dikalangan penonton awam atau fanbase nya sendiri. Untuk Tokyo Ghoul sendiri berada diposisi kurang baik bagi penonton awam meski secara keseluruhan filmnya sedikit bisa dinikmati.

Tokyo Ghoul akan tayang mulai tanggal 13 September 2017 di jaringan bioskop tertentu.

LEAVE A REPLY