Sinopsis The Turning

Kate Mandel ditugaskan oleh sekolah tempatnya berkerja untuk menjadi guru pribadi seorang anak yang baru saja kehilangan kedua orang tuanya dalam sebuah kecelakaan tragis, Flora.

Saat pertama kali datang ke kediaman Flora, Kate begitu terkejut melihat betapa luas dan megahnya rumah yang lebih cocok disebut kastil itu.

Flora yang sangat bahagia karena mendapat guru sekaligus teman baru, mengajak Kate untuk berkeliling rumahnya. Pada awalnya Kate tak merasa ada sesuatu yang janggal disana, hingga sebuah bayangan wajah tiba-tiba muncul di kaca jendelanya. Saat itu Kate hanya berpikir bahwa ia terlalu lelah setelah perjalanan jauh.

The Turning

Keanehan terjadi saat Kate mulai merasa mendengar suara-suara dari bagian rumah yang dijauhi oleh Flora. Dan sejak itu Kate makin sering mengalami gangguan. Penampakan wajah bahkan kejadian di masa silam, hadir begitu nyata di depan matanya. Ia bahkan menemukan mayat perempuan di dasar danau.

Kate memutuskan untuk segera pergi dari kastil itu bersama Flora beserta Miles, kakak laki-laki Flora. Namun saat ia merasa bahwa keadaan sudah baik-baik saja, ia justru kembali pada saat dimana ia mulai mengalami gangguan makhluk tak kasat mata. Kate harus berjuang untuk lepas dari cengkaraman roh jahat atau ia akan terkunci di kastil itu dan mengulang kejadian-kejadian menakutkan yang ia alami, selamanya.

The Turning

Pendapatku setelah menonton

Dengan mengabaikan suara-suara sumbang di luar sana yang ditujukan pada film ini, saya justru menanti The Turning dengan perasaan bahagia. Di mana harapan akan hadirnya ide cerita yang segar dan mencekam, disajikan dengan penuh semangat pada awal bulan. Saya kemudian paham, mengapa The Turning menuai kritik negatif dari banyak penonton.

The Turning menuturkan cerita dengan tempo yang cukup lambat. Namun potongan-potongan misteri yang terkumpul ternyata tak cukup tuntas dalam menjawab semua pertanyaan yang muncul dan menjelma menjadi satu cerita nan utuh. Meski penonton secara terus menerus disuguhi fakta-fakta baru, sayangnya The Turning masih belum jelas menentukan kemana arah ia melangkah. Ia justru seperti kumpulan cerita misteri yang kebetulan dialami oleh beberapa orang di sebuah tempat angker.

Tapi demikian, saya bersyukur bahwa meski sang sutradara tak menyelipkan banyak jump scare dalam film ini, The Turning masih cukup berhasil menimbulkan aroma mencekam sebuah film horor. Iya, saya bahkan sempat berteriak dan menarik napas pada beberapa adegan yang lumayan bikin bergidik.

The Turning
Poster The Turning untuk penayangan di bioskop Indonesia. Atas perkenan CBI Pictures

Judul                     : The Turning

Rilis                        : 5 Februari 2020

Sutradara            : Floria Sigismondi

Produksi           : DreamWorks Pictures, Amblin Entertainment, Vertigo Entertainment

Produser           : Scott Bernstein, Roy Lee, Seth William Meier

Distributor          : CBI Pictures

Genre               : Horor

Durasi               : 94 menit

Pemain             : Mackenzie Davis Finn Wolfhard Brooklynn Prince Joely Richardson

TINJAUAN IKHTISAR
Overall Score
BAGIKAN
Berita sebelumyaSecret Zoo: Balutan Komedi dalam Menyelamatkan Kebun Binatang
Berita berikutnyaHitman: Agent Jun – Mimpi Gagal Sang Agen [Resensi]

LEAVE A REPLY