Nontoners.com – The Swordsman adalah proyek film pertama Joe Taslim di kancah akting Korea Selatan dan tentu saja hal ini membuat sepak terjangnya sangat ditunggu oleh para pecinta film tanah air.

Sinopsis

Joseon di bawah bayang-bayang kekaisaran Qing dituntut untuk menyerahkan upeti berupa perempuan-perempuan muda. Penculikan orang-orang desa menimbulkan kepanikan, baik di kalangan rakyat biasa dan bangsawan.

Sementara itu penglihatan Tae Yool yang kian buruk dan hampir buta, membuat Tae Ok-putrinya-memaksa mereka turun gunung untuk mencari pengobatan. Namun sayang, Hwa-Seon-pemilik pos dagang mengatakan bahwa harga obat itu terlalu mahal dan hanya bisa didapat dari rekomendasi para bangsawan.

The Swordsman

Lord Lee memanggil Hwa-Seon dan memintanya untuk mencarikan seorang gadis desa guna merawat sang ibu yang tengah sakit.  Hwa-Seon kemudian menawarkan Tae Ok kesempatan ini. Tae Yool yang tak setuju atas rencana sang putri, menentang keinginan itu. Demi mengobati mata sang ayah, Tae Ok tetap memutuskan pergi.

Namun ternyata tawaran Lord Lee pada Tae Ok hanyalah rencana licik untuk melindungi putri semata wayangnya sebagai upeti. Tae Ok pun dibawa sebagai sandra oleh Gurutai, anggota keluarga Kekaisaran Qing-demi memancing Tae Yool, sang ayah, yang ternyata adalah pendekar pedang legendaris sekaligus pengawal kerajaan yang menghilang setelah kudeta pada sang Raja.

Pendapatku setelah menonton

The Swordsman menghadirkan permainan pedang yang unik sekaligus menegangkan. Di mana seorang pria dengan penglihatan tak sempurna dan bersenjata pedang yang patah, melawan pendekar dari Kekaisaran Qing yang terkenal kejam.

The Swordsman

Mengingat bahwa film ini berangkat dari kisah nyata pada pemerintahan Joseon, jujur saja bikin bulu kuduk saya berdiri. Benar-benar kehidupan yang sangat menyeramkan. Korea dan China memang memiliki sejarah panjang nan kelam.

Akting Jang Hyuk sebagai bapak yang kalem, sukses bikin saya sesak dada melihat bagaimana usaha dia menyelamatkan sang putri tercinta. Dan kemampuan Joe Taslim dalam berbahasa Korea juga amat patut diacungi jempol. Tiga bulan berada di negeri gingseng demi proyek sebagus ini jelas sangat sepadan. Dan tentu saja kita tidak boleh melupakan bagaimana indahnya ayunan pedang Lee Min-hyuk sebagai Tae Yool muda.
Trailernya dapat ditonton di https://youtu.be/IuqTQGsJNvI

TINJAUAN IKHTISAR
Overalls Scores
BAGIKAN
Berita sebelumyaPeninsula (Train to Busan 2): Sekuel Film Zombie dari Korea
Berita berikutnyaDetention: Terlalu Takut Untuk Ingat

LEAVE A REPLY