Nontoners.com – The Medium yang telah tayang perdana pada Bucheon International Fantastic Film Festival ke-25 (11/07/21) merupakan kerja sama dua master film horror di mana ia disutradari oleh Banjong Pisanthanakun yang juga membuat Pee Mak dan Alone, dan diproduseri oleh Na Hong Jin, sang sutradara The Wailing dan The Yellow Sea.

Sinopsis

Sebuah tim dokumenter yang penasaran dengan praktik perdukunan di Thailand, kemudian menemui Nim, seorang dukun suku Isan. Menurut penuturan Nim, ia mendapat kekuatannya karena dirasuki roh Bayan yang dipercaya secara turun menurun dan diwariskan dalam keluarga Nim dengan merasuki anak perempuan keluarga mereka. Nim menjadi medium atau dukun karena Noi, sang kakak, menolak untuk menerima roh Bayan dan pindah menjadi pemeluk Kristen. Karena hal inilah roh Bayan kemudian berpindah dan masuk ke dalam tubuh Nim.

The Medium
Nim memperlihatkan kehidupan pribadinya sebagai seorang dukun yang didatangi oleh penduduk sekitar untuk membantu permasalahan penyakit non medis mereka, serta sebagai warga biasa yang membuka usaha jahit. Dalam sebuah kesempatan, Nim kemudian membawa tim penelusuran untuk menghadiri upacara duka suami Noi, Willow. Nim menceritakan fenomena aneh berupa kualat yang menimpa anak laki-laki dalam keluarga sang suami, Keluarga Asatia. Sang kakek dirajam sampai mati oleh koleganya, Willow mengalami kebangkrutan karena melakukan penipuan dan memilih bunuh diri dengan membakar pabriknya demi uang asuransi, sedangkan putranya Mike meninggal akibat kecelakaan motor.

Dalam upacara duka sang ayah, Ming menunjukkan tanda-tanda janggal dan agresif, serta menampilkan tingkah laku yang berbeda dengan dirinya selama ini, di mana ia seolah-olah menjadi seorang lansia, anak-anak, pemabuk, bahkan pelacur.

Meski awalnya dicurigai bahwa Ming dirasuki oleh roh Bayan, namun dengan tanda-tanda pemindahan roh yang tidak biasa menyadari kemungkinan bukan roh Bayan lah yang merasuki tubuh keponakannya itu. Nim yang curiga dan melakukan investigasi akhirnya mengetahui fakta bahwa Mike meninggal akibat bunuh diri serta memiliki hubungan inses dengan Ming.

The Medium
Karena gangguan terhadap Ming yang makin menjadi, Nim akhirnya meminta bantuan dukun lainnya, Santi. Dalam penerawangannya Santi mengatakan bahwa Ming dirasuki oleh ratusan arwah yang merupakan korban keganasan leluhur Willow. Maka untuk itu Nim, Santi, dan murid spiritual Santi menyiapkan upacara pengusiran roh di tubuh Ming. Dalam persiapannya, Nim akhirnya juga mengetahui penyebab utama mengapa dirinya menjadi seorang dukun.

Ulasan The Medium

Hal yang lebih menakutkan dari manusia sesungguhnya adalah manusia itu sendiri. Hidup yang teratur hanyalah karena kita dibatasi oleh banyak norma dan hak-hak orang lain. Namun jika keserakahan dan ketidakpedulian telah merasuki pikiran manusia, maka hal-hal buruk di luar akal bisa saja terjadi dan The Medium berhasil menjabarkannya dengan begitu detail.

Alur yang lambat pada sepertiga awal film membuat penonton dapat merasakan ketegangan demi ketegangan yang sangat intens pada sisa durasi berjalan. Dengan durasi lebih dari dua jam, film ini ingin penonton tak kehilangan detail-detail dalam membangun cerita sekecil apapun. Ini memang bukanlah film horror yang mengandalkan jumpscare ataupun scoring yang melimpah ruah. The Medium memilih jalan yang lebih anggun, pelan namun tetap menakutkan.

Judul                  : The Medium

Rilis                     : 20 Oktober 2021

Sutradara         : Banjong Pisanthanakun

Produksi            : GDH 559, Showbox, Nothern Cross

Distributor         : CBI Pictures, Encore Films Indonesia

Genre                 : Horor

Durasi                : 130 menit

Pemain              : Narilya Gulmongkolpech, Sawanee Utoomma, Sirani Yankittikan, Yasaka Chaisorn, Boonsong Nakphoo
Tonton trailernya di sini. Tayang di seluruh bioskop Indonesia.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY