Nontoners.com – Jakarta, Nopember 2017 – Rumah Film bersama Evergreen Pictures telah resmi meluncurkan teaser trailer dan poster film “Satu Hari Nanti” pada hari Rabu, 15 Nopember 2017 di Qubicle Center. Dalam teaser trailer ini akan mengupas sedikit bocoran seperti apa konflik yang dialami berbagai karakter yang terlibat dalam “Satu Hari Nanti”.

Film yang akan tayang mulai 7 Desember 2017 ini bercerita tentang pilihan dan kegelisahan anak muda dalam membangun sebuah komitmen di Swiss, baik dalam lingkup cinta, keluarga maupun pekerjaan. Lika-liku pertemanan dan kisah cinta yang kelam tumbuh bersama dalam pencarian makna akan jati diri mereka di negeri orang.

“Satu Hari Nanti” merupakan film hasil kerja sama kedua negara, yakni Indonesia – Swiss. Dienan Silmy selaku produser mengungkapkan, “Kita punya kesempatan yag baik. Diberi peluang untuk syuting di sini. Tidak mudah untuk syuting di sana. Kita melalui proses dan seleksi untuk mendapatkan izin di sana hingga bisa bekerja sama dengan Swiss dan filmmaker-nya,” tutupnya.

Salman Aristo selaku penulis naskah dan sutradara menjelaskan bahwa kekuatan film “Satu Hari Nanti” bukan semata terletak pada keelokan negeri Swiss, melainkan pada cerita dan karakternya. “Film ini tidak sekedar menampilkan pemandangan, namun juga cerita yang indah. Swiss indah ya memang apa adanya, namun membangun cerita yang indah itu yang sedang kita jalani. Bisa dibilang Swiss hanya sebatas latar, cerita tetap berjalan sebagaimana mestinya, tentang kehidupan pencarian makna, jati diri, dan cinta yang lain.” jelasnya.

“Tapi yang paling menjadi kendala adalah infrastruktur syuting di Swiss yang butuh adaptasi. Karena industri film bukan menjadi prioritas utama pemerintah di sana, maka semuaya serba kaku. Bahkan saking kakunya aturan itu utuk memidahkan kamera pun bisa menjadi persoalan,” tutupnya.

Film yang diproduksi pada akhir tahun lalu ini mengambil berbagai lokasi terkenal di Swiss, yaitu Thun, danau Interlaken, Zurich, Bern, dan tidak ketinggala lokasi yang menjadi favorit para wisatawan, sekaligus gunung tertinggi di Eropa, Jungfraujoch.

Dibintangi oleh Adinia Wirasti sebagai Alya, Ringgo Agus sebagai Din, Deva Mahenra sebagai Bima, Ayushita Nugraha sebagai Chorina. Serta tidak ketinggalan didukung juga oleh Donny Damara yang berperan sebagai Ayah Alya.

 

 

LEAVE A REPLY