Nontoners.com – George (Kathryn Bernardo) dan Primo (Daniel Padilla) memutuskan untuk membangun mimpi bersama di rumah peninggalan Tita Lola, nenek George. Primo, seorang vokalis band idealis dengan mimpi memiliki karir tingkat dunia, berjanji untuk senantiasa membahagiakan George, kekasihnya yang tengah menempuh pendidikan kedokteran.

Namun seiring berjalannya waktu,  karir Primo tak juga berjalan baik. Keengganannya membawakan lagu kecuali oleh penyanyi dari Phillipina membuatnya kehilangan kontrak kerja di beberapa kafe. Hal ini kemudian menimbulkan perpecahan pada bandnya, satu per satu personil mengundurkan diri. Primo yang masih idealis dan merasa dapat membangun band lain dari nol, justru dilanda frustasi. Dia menganggap bahwa semua orang yang datang audisi tak memiliki kemuampuan bermusik yang cukup baik.

Hidup tanpa perkerjaan dan teman, Primo jatuh pada perangkap minuman keras. Sementara di sisi lain, George berjuang menyelesaikan kuliahnya dan beberapa pekerjaan sekaligus demi menutup tagihan rumah tangga mereka. George bahkan harus kehilangan kesempatan ujian kedokteran karena memilih mendampingi Primo yang tengah mabuk berat.

Pada malam ulang tahun George, Primo memberi hadiah piringan hitam koleksi lama milik Tita Lola. Namun George justru salah paham dan malah membuang piringan hitam itu. Kesal karena aliran listrik dan air yang mati, George meminta Primo untuk pergi dari kehidupannya. George merasa bahwa dia telah membuang waktu  selama hidup bersama. Setelah berulang kali memastikan bahwa  gadis yang dicintainya itu tak ingin lagi bersamanya, Primo memutuskan untuk pergi.

Setelah kepergian Primo, George hidup dengan kemarahan. Dia tidak berniat memiliki kehidupan asmara lain dan hanya fokus pada kuliah, pekerjaan, dan pengobatan mata adiknya. George berusaha mengumpulkan uang demi mimpinya pergi ke Amsterdam bersama Yohan, adiknya. Mereka ingin menemui sang ayah yang telah meninggalkan mereka. Hingga suatu hari, Primo tiba-tiba datang dan berkata ingin kembali memulai hubunganya dengan George.

Dengan alasan memiliki separuh hak atas rumah peninggalan Tita Lola, Primo kembali tinggal bersama George. Tak seindah dulu, kebersamaan mereka kini selalu saja memicu pertengkaran. Meski begitu George menyadari bahwa ada sesuatu yang berbeda dengan Primo yang bersamanya saat ini. Lalu saat mimpi George untuk terbang ke Amsterdam terwujud, ia akhirnya mengetahui alasan sebenarnya mengapa Primo menghilang tanpa kabar.

Lalu apakah George akan menerima Primo yang telah berubah atau tetap bertahan dengan janjinya untuk tak lagi jatuh cinta? Apakah George dapat meyakinkan hatinya bahwa Primo tak akan membuatnya menyia-nyiakan hidupnya lagi? Dapatkah ketulusan cinta Primo berhasil menyembuhkan sakit hati yang dulu pernah dia torehkan? Atau apakah Primo terpaksa menerima keputusan George untuk tak lagi menemuinya?

 

Ini merupakan kali kedua pasangan Kathniel (Kathryn – Daniel) beradu akting dalam film setelah kemunculan di beberapa judul sinetron pada tahun-tahun sebelumnya. Chemistry keduanya juga membuktikan bahwa hubungan pernikahan mereka di kehidupan nyata, berjalan dengan baik dan kompak. Sang sutradara seolah memahami kerinduan penggemar akan akting pasangan Kathniel di depan kamera.

Judul                     : The Hows of Us

Tanggal Rilis        : 20 November 2018

Sutradara            : Cathy Garcia – Molina

Produksi              : ABS-CBN Film Production, Inc

Genre                   : Komedi Romantis

Produser             : Olivia Lamasan

Pemain                 : Kathryn Bernardo, Daniel Padilla, Jean Garcia, Susan Africa, Darren Espanto, Alwyn Uytingco, Ria Atayde, Juan Miguel Severo

Durasi                   : 117 menit

REVIEW OVERVIEW
Overall Scores
SHARE
Previous articleLentera Untuk Negeri, Persembahan dari Askar Kauny
Next articlePekan Sinema Jepang 2018 Siap Digelar!

LEAVE A REPLY