Sinopsis film Wira

Hasan (Haerul Azrin), akhirnya memutuskan untuk pulang ke kampung halaman setelah 6 tahun menghilang dan meninggalkan keluarga. Hasan beralasan bahwa kepergiannya adalah untuk mengusir “iblis” yang bersarang dalam dirinya, sekaligus mengempaskan rasa kecewa karena keputusan orang tuanya yang tak mau melawan terhadap penindasan yang dilakukan oleh Raja, seorang pengusaha sukses di lingkungan mereka.

film Wira

Sesampainya di rumah, Hasan mengutarakan niatnya membawa Munas dan Zain, ayah dan adiknya,  pindah ke kota tempat ia tinggal selama ini sebagai seorang tentara. Namun ayah dan adiknya tak setuju dengan rencana tersebut, mereka tak ingin lari dari masalah seperti yang dulu dilakukan oleh Hasan .

Maka tanpa menunggu persetujuan keduanya, Hasan berinisiatif untuk datang ke markas besar sang pengusaha, guna meminta agar sang ayah dan adik tercintanya dibebaskan dari semua hutang. Raja setuju untuk melepaskan keluarga Hasan hanya jika ia dan adiknya berhasil mengalahkan anak-anak dari Raja dalam pertarungan di atas ring.

film Wira

Pertarungan sengit tak dapat dielakan. Hasan yang terpaksa kembali sebagai petarung, dan Zain, melakukan semuanya demi sang ayah. Namun Raja memiliki rencana lain, dimana tak ada seorang pun yang bisa lolos dari jerat perlakuan sadisnya.

Pendapatku setelah menonton…

Wira dibuka dengan adegan pertarungan antar 2 orang gadis muda di atas ring, yang buat saya cukup bikin hati terasa nyeri. Keduanya terlihat sangat garang dan penuh tekad untuk menang, meski pertarungan ini terlihat diadakan secara ilegal.

Secara keseluruhan cerita Wira cukup enak untuk diikuti, meski ada beberapa bagian yang terasa dipaksakan terjadi demi kemunculan sebuah konflik. Seperti adu argumen antar Hasan dan sahabat lamanya, Nazmi, yang akhirnya membuat Hasan diserang belasan preman.

film Wira

Namun saya agak terganggu pada part awal dimana Hasan terpaksa bertarung setelah keluar dari rumah Raja, yaitu saat kecepatan pemutaran film seperti diatur 1,5x lipat. Termasuk cara bertarung Hasan yang sejak awal film diceritakan sebagai petarung tanpa tanding, namun yang saya lihat Hasan hanya sedikit menyerang para preman, kemudian diikuti dengan adegan dorong-mendorong para lawan hingga mereka terjatuh.

Beberapa adegan pertarungan Wira mengingatkan saya pada gerakan-gerakan dalam film THE RAID dan MERANTAU. Ya mungkin karena ada Kang Yayan ya sebagai penasihat beladiri sekaligus berperan sebagai musuh sang pahlawan.

Judul               : Wira

Rilis                 : 30 Januari 2020

Sutradara        : Adrian Teh

Produser          : Adrian Teh

Genre              : Drama, Aksi

Produksi          : ACT 2 Pictures

Distibutor        : CBI Pictures

Durasi             : 109 menit

Pemeran          : Haerul Azrin, Yayan Ruhian, Ismi Melinda, Dain Sait, Fify Azmi.
Tonton trsilernya di sini.

TINJAUAN IKHTISAR
Overall Scores
BAGIKAN
Berita sebelumyaGirl on the Third Floor: Kisah Horor di Rumah Tua
Berita berikutnyaSecret Zoo: Balutan Komedi dalam Menyelamatkan Kebun Binatang

LEAVE A REPLY