Sinopsis

Sakkarin (25), seorang pencari kerja, tak ingin mengecewakan harapan ibu dan neneknya yang ingin agar ia menjadi seorang manajer bank seperti sang ayah. Namun usahanya yang tak jua membuahkan hasil, membuat Sakkarin terpaksa berbohong. Dituntut untuk menjadi tulang punggung keluarga, Sak, banting stir menjadi tukang ojek.

Harapannya yang hampir pupus untuk menjadi seorang pegawai bank kembali bersemi saat ia bertemu dengan Jai, teman sekolah sekaligus cinta pertamanya. Namun rahasia Sak hampir terbongkar saat A, kekasih Jai, mengancam untuk mengadukan kebohongan Sak pada keluarga.

Pendapatku setelah menonton…

Bike Man hadir dengan alur cerita yang lambat dan komedi yang kurang mengena bagi penonton Indonesia. Perjalanan kisah cinta Sak dan Jai juga terasa canggung dan kurang greget meski cukup manis untuk tetap diikuti.

Ada beberapa hal enggak masuk akal yang diniatkan sebagai unsur komedi di film ini, dan sayangnya justru bikin penonton pengen buru-buru keluar dari bioskop. Seperti misalnya bagaimana reaksi Paman Preeca setelah menenggak minuman yang dicampur obat kuat oleh teman-teman Sak, atau saat teman-teman Sak mengajak direktur bank untuk minum-minum di kamar mandi.

Namun demikian adegan akhir dimana Sak dan sang ibu saling membuka hati dan bicara terus terang, sukses membuat saya menitikkan air mata.

Judul                     : Bike Man

Rilis                        : 11 September 2019

Sutradara            : Prueksa Amaruji

Produksi              : –

Produser             : –

Durasi                   : 103 menit

Pemain                 : Pachara Chirathivat, Sananthachat Thanapatpisal, Jennifer Kim, Kom Chauncheun, Pramote Pathan, Robert Saikwan,

LEAVE A REPLY