Nontoners.com – Mari kita kembali ke tahun 2011, dimana kisah Caesar (diperankan oleh Andy Serkis) dimulai di film Rise of the Planet of the Apes, dari kera percobaan yang berhasil mendapatkan kecerdasan manusia. Percobaan tersebut juga menghasilkan virus Simian Flu, yang membunuh banyak manusia, namun juga membuat kera-kera menjadi cerdas. Menuju ke tahun 2014, dalam film Dawn of the Planet of the Apes, dikisahkan komunitas manusia yang tersisa berusaha hidup berdampingan dengan komunitas kera. Caesar berhasil menghentikan Koba (diperankan oleh Tobby Kebbell) yang ingin menyerang langsung manusia, namun ternyata perang tidak terelakkan, Colonel (diperankan oleh Woody Harrelson) datang dengan pasukan manusia. Kisah Caesar berlanjut ke tahun 2017 ini dalam War for the Planet of the Apes, yang tayang di bioskop Indonesia sejak Selasa (25/07/2017).

Caesar dan kawanan keranya terjebak dalam konflik mematikan dengan pasukan tentara yang dipimpin oleh Colonel. Setelah mengalami kehilangan yang tak terbayangkan, Caesar bergulat dengan nalurinya sendiri dan memulai untuk membalas dendam. Seiring perjalanan akhirnya membawa mereka bertatap muka, Caesar dan Colonel diadu satu sama lain dalam sebuah pertempuran epik yang akan menentukan nasib spesies mereka dan masa depan planet ini.

Sejak rilis di Amerika Serikat pada tanggal 14 Juli 2017, dilansir dari boxofficemodjo.com dengan bujet sebesar $150 juta, pendapatan dari War for the Planet of the Apes telah mencapai $100 juta (24/07).

Satu departemen dalam film ini yang harus diberikan pujian terbesar adalah departemen Visual Effect yang mampu membawa kita dan mempercayai dalam film ini adalah para kera asli sedang berakting. Sutradara Matt Reeves dibantu oleh Joe Letteri dan Dan Lemmon dan timnya dari weta digital yang bertanggung jawab dengan teknologi motion capture yang digunakan dalam film ini.

Apa itu motion capture?

dari wikipedia penjelasannya adalah terminologi yang digunakan untuk mendeskripsikan proses dari perekaman gerakan dan pengartian gerakan tersebut menjadi model digital. Ini digunakan di militer, hiburan, olahraga, aplikasi medis, dan untuk calidasi cisi computer dan robot. Di dalam pembuatan film, mocap berarti merekam aksi dari actor manusia dan menggunakan informasi tersebut untuk menganimasi karakter digital ke model animasi computer dua dimensi atau tiga dimensi. Ketika itu termasuk wajah dan jari-jari atau penangkapan ekspresi yang halus, kegiatan ini biasa dikatakan sebagai performance capture.

Aktor utama dalam War for of the Planet of the Apes, Andy Serkis telah berakting berkali-kali dengan menggunakan teknologi motion capture, di film Lord of the Ring, ia berperan sebagai smeagol. Di tahun 2005 dalam film King Kong ia berperan sebagai Kong. Selain Andy Serkis, di seri film ini ada Karin Konoval yang berperan sebagai Maurice. Chemistry yang dibangun oleh Maurice dan Nova (diperankan oleh Amiah Miller) membuat kita terlarut haru dalam film. Artikel ini dapat juga dibaca di UC News.

LEAVE A REPLY