Sinopsis Ashfall

Korea Selatan diguncang gempa bumi 7,8 SR akibat erupsi Gunung Baekdo yang masih aktif. Puluhan gedung pencakar langit hancur berkeping, jalan raya terbelah dan amblas, sementara sinyal telepon terputus.
Joen Yoo Kyung (Jeon Hye Jin), sekretaris presiden, meminta bantuan Kang Bong Rae (Ma Dong Seok), seorang peneliti yang pernah menulis jurnal mengenai pergerakan Gunung Baekdo. Jurnal yang 3 tahun lalu membuatnya ditertawakan banyak orang.

Ashfall

Presiden terpaksa mengambil langkah, menugaskan misi penyelamatan berdasar teori Kang Bong Rae : mengalirkan 4 lapisan lava ke 9 lorong tambang terbengkalai sedalam 3,5 KM dengan ledakan buatan yang dipicu 7 buah nuklir.
Sebuah misi yang kegagalannya akan membuat lava memenuhi seluruh Korea Utara, Korea Selatan, dan sebagian wilayah Tiongkok.

Ashfall

Jo In Chang (Ha Jung Woo) ditugaskan sebagai kapten sebuah misi khusus penyelamatan atas ancaman erupsi Gunung Baekdo, selang sehari sebelum ia memasuki masa pensiun.
Bersama pasukannya bergerak menuju Gunung Baekdo di semenanjung Korea dengan mengandalkan petunjuk Lee Joon Pyeon (Lee Byung Hun), seseoorang dari Kementrian Angkatan Bersenjata Korea Utara yang ditahan karena menjadi mata-mata.

Sayangnya langkah sang presiden justru mendapat kecaman dari Amerika dan serangan terhadap pasukan Kapten Jo membuat misi ini hampir gagal. Ia hanya punya waktu 36 jam sebelum Gunung Baekdo memuntahkan isi perutnya, sementara Lee sebagai penunjuk jalan tiba-tiba mendapat perintah untuk mencuri ketujuh misil demi menyelamatkan sang putri.

Ashfall

Kapten Jo harus berusaha keras menyelesaikan misi, karena ia telah berjanji untuk pulang tepat waktu pada istrinya yang tengah hamil tua.

Komentarku setelah menonton…

Ashfall berusaha menjadi paket komplit sebuah film aksi di mana ketegangan dan komedi menjadi komponen yang saling mengisi.
Kombinasi kapten yang gugup, anggota pasukan yang bingung, dan narapidana yang cuek, terasa amat natural dan berhasil memecah tawa di sepanjang film.

Lee Hae Jun dan Kim Byung Seo sebagai sutradara, juga menghadirkan kisah drama yang meski sangat singkat, namun tetap bisa menimbulkan perasaan hangat yang uniknya diambil dari sudut pandang seorang ayah. Ketakutan Kapten Jo dalam menanti kelahiran putra pertama sementara misi yang ia bawa berkali-kali hampir membuatnya kehilangan nyawa, bersanding dengan kisah Lee yang terpaksa berpisah dari sang putri karena penahanan dirinya.

Apalagi saat Lee terpaksa harus memilih pergi sementara sang putri yang mengalami trauma tak sempat memberinya pelukan hangat atau sekadar memanggilnya ayah, air mata tak terasa meluncur deras.

Ashfall tentu tak lepas pula dari kritikan di mana saya masih bingung apakah gempa 7,8 SR memang dapat menimbulkan akibat yang begitu dahsyat sampai bisa meruntuhkan banyak gedung bertingkat?
Atau mengapa pihak Amerika begitu marah sedangkan nyawa jutaan orang di tiga negara terancam oleh bahaya sebuah bencana alam? Atau dari mana sebuah bus usang di Korea Utara bisa melaju begitu kencang melampaui jeep satuan khusus Negara Adi Daya?

Ashfall

Judul                     : Ashfall

Sutradara            : Lee Hae-jun, Kim Byung-seo

Genre                   : Aksi, Drama

Rilis                        : 8 Januari 2020

Produksi              : Dexter Studios, CJ E&M

Distributor           : CBI Pictures

Durasi                    : 130 menit

Pemain                 : Ha Jung Woo, Lee Byung-hun, Bae Suzy, Ma Dong-soek, Joen Hye Jin.

Tonton trailernya di sini.

LEAVE A REPLY